Pages

Sunday, January 5, 2014

5 Hal Yang Tidak Boleh Di Ucapkan Ketika Memecat Seseorang

5 Hal Yang Tidak Boleh Di Ucapkan Ketika Memecat Seseorang

Tips Bisnis - Memecat seorang karyawan dapat menjadi pengalaman yang menakutkan sekaligus membuat takut. Oleh sebab itu setiap pemilik usaha sebisa mungkin ingin membuat proses PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) lebih mudah bagi kedua pihak. Namun bila anda berpikir bahwa memberhentikan karyawan merupakan hal yang sulit. Maka pikirlah dua kali, karena karyawan yang dipecat akan jauh lebih sulit untuk selanjutnya.


Walaupun anda memberikan mereka kompensasi, namun akan sulit bagi mereka karena harus memulai kembali dari awal seperti mencari pekerjaan baru. Seorang pemilik bisnis harus mengesampingkan faktor perasaan bila ingin proses pemberhentian berjalan lancar dan usahakan menggunakan omongan yang tidak melukai si karyawan. Namun anda harus hati-hati dengan apa yang anda ucapkan, Maksud hati ingin menenangkan si karyawan, justru membuat suasana menjadi tegang.

Berikut 5 hal yang tidak boleh diucapkan ketika memecat seseorang:

1. Ini merupakan hal yang sulit bagi saya
Saat seorang karyawan mendengar ucapan anda, hal yang terlintas pertama ialah “Bagaimana dengan saya? Ini jauh lebih sulit bagi saya”. Seorang karyawan saat dipecat akan jauh lebih mementingkan dirinya sendiri. Sehingga apa yang anda bicarakan tidak akan di dengar.

Dan jangan pernah mengatakan “Saya tidak yakin bagaimana harus mengatakan ini...”. Anda harus yakin dan pasti tentang apa yang harus anda ingin katakan. Jangan bersikap egois dengan memberikan gambaran bagaimana sulitnya anda atas keputusan ini.

2. Eko lebih hebat dalam pemasaran dan penjualan
Seorang karyawan pasti di pecat bila tidak mencapai target yang anda berikan atau tingkah laku yang buruk. Jangan membuat perbandingan antara dia dan orang lain, hal tersebut hanya membuat karyawan yang di pecat makin sakit hati.

3. Saya akan menemani kamu sampai depan pintu
Pertama karyawan anda seorang manusia juga dan kedua ia bukanlah kriminal. Jadi daripada anda hanya mengatakan untuk menemani sampai depan pintu ruangan anda. Kenapa anda tidak mengatakan “Eko, Silakan kumpulkan barang-barang pribadi anda dan saya akan menemui kamu dalam 10 menit disini.” Bila ia tidak kembali, segara susul dia.

4. Jika ada hal yang dapat saya lakukan, tolong beritahu saya
Anda akan merasa sedikit lega sekaligus tenang setelah mengatakan hal ini pada karyawan anda. Namun apa yakin dapat membantu hal yang di inginkan karyawan anda?. Jangan menawarkan sesuatu hal yang belum tentu dapat kamu lakukan. Lebih baik anda mengatakan “Bila kau ada pertanyaan mengenai pembayaran terakhir dan informasi lainnya, saya pastikan kamu dapat jawaban yang kau inginkan.”

5. Baik, Ayo kita bicarakan. Kenapa...
Kebanyakan karyawan akan duduk tenang dan mendengarkan, namun ada beberapa karyawan yang ingin berargumen tentang alasan pemecatannya. Jangan masuk ke zona tersebut. Namun bila anda sudah terlanjur ada cukup mengatakan “Eko, kita dapat membicarakan ini selama yang kau mau, namun satu hal yang perlu kamu mengerti bahwa keputusan ini tidak dapat diganggu gugat”. Berargumen dalam kondisi ini, hampir selalu berakhir dengan kekecewaan karyawan.

Jadilah professional, Empati dan jangan menrespon dan anda cukup mendengarkan bila karyawan ingin berbicara tentang perasaannya. Setidaknya itu yang dapat anda lakukan.


Satu hal yang perlu diingat ketika anda memecat seorang karyawan, itu semua tentang karyawan tersebut, dan bukan tentang dirimu. Karena sesungguhnya bagi kedua belah pihak ini bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.

0 comments:

Post a Comment

 

Google+ Badge

Followers