Pages

Sunday, December 22, 2013

10 Film Terbaik Bertema Natal, Namun di Abaikan

Top10Terbaik - Selamat Hari Natal dan Tahun Baru

Informasi Unik - Tanggal 25 Desember biasa selalu banyak acara film di telivisi yang menyajikan film bertema Natal. Namun faktanya hampir setiap tahun, film yang diputar selalu sama dan terkadang membosankan. Seperti dilansir dari situs BBC, Masih banyak film bertema Natal yang bagus untuk ditonton, namun jarang kita lihat bahkan tidak pernah ada di televisi di Indonesia. Berikut 10 film terbaik bertema Natal, namun di abaikan:


We’re No Angels (7 Juli 1955)

1) We’re No Angels (7 Juli 1955)

Film komedi Natal yang di rilis tahun 1955 ini diperankan oleh tiga bandit (Peter Ustinov, Humphrey Bogart, dan Aldo Ray) yang kabur dari penjara Devil Island. Dalam pelariannya, mereka bertiga bekerja di kedai milik Leo G Carroll dan menggunakan keahlian mereka menipu untuk meraih keuntungan di tempat Leo. Dalam Box Office mereka meraih kurang lebih 3 juta dollar. Dan film ini sendiri didasari dari buku “My Three Angels” karangan Samuel dan Bella Spewack. 



2) The Man Who Came to Dinner (1942)

Tema pada film sama dengan “We’re no Angels”. Film yang di rekam di Small Town of Mesalia, Ohio ini bercerita tentang seorang dosen Sheridan Whiteside yang diperankan oleh Monty Woolley yang harus duduk selamanya di kursi roda setelah tergelincir diatas es dalam perjalanannya ke salah satu keluarga terkemuka di Ohio. Dari kejadian tersebut ia mulai seperti orang gila yang ikut campur dalam setiap urusan orang dan dia tahu siapa sebenarnya pembunuh berkampak tersebut.


Prancer (17 November, 1989)

3) Prancer (17 November, 1989)

Film ini mempunyai pesan moral, yaitu pada saat menemui masalah yang berat sekalipun kita pasti dapat melaluinya bila mempunyai imam kepercayaan yang kuat. Film ini bercerita seorang gadis muda bernama Jessica Riggs (Rebecca Harrell) yang berumur delapan tahun yang harus hidup bersama Ayah nya bernama John (Sam Elliott) dan kakaknya bernama Steve (John Duda) setelah Ibunya meninggal akibat sakit yang tidak diketahui. Rasa sakit kehilangan Ibunya ini membuat Jessica terus teringat. Dan hanya berpikir bahwa saat ini ia telah di surga. Dan suatu hari Jessica bertemu sekor rusa sakit di lumbung padi, Jessica yakin bahwa kuda ini ialah Prancer milik Santaclaus. Film ini sendiri meraih 18juta dollar lebih dalam Box Office.


Meet John Doe (3 Mei 1941)

4) Meet John Doe (3 Mei 1941)

Film yang bertema drama komedi ini, bercerita tentang seorang reporter wanita bernama Ann Mithchell yang di perankan Barbara Stanwyck membuat heboh dengan berita bohongnya. Ia mengatakan bahwa akan ada seorang laki-laki yang ingin bunuh diri di malam Natal sebagai bentuk kekecewaannya atas disfungsi dalam masyarakat. Namun sayangnya, kebohongan mulai terungkap dan editor majalah menyewa seorang laki-laki bernama John Doe Willoughby yang diperankan Gary Cooper untuk menjadi orang yang diberitakan Ann akan bunuh diri. Pada akhirnya John Doe sadar bahwa ia telah diperalat oleh Editor tersebut demi keuntungan majalah mereka dan mencoba klarifikasi ulang namun masyarakat tidak percaya. Dan akhirnya ia memutuskan untuk bunuh diri dengan melompat dari atas gedung kota di malam Natal. Bagaimana kejadian selanjutnya?


A Chrismast Carol (17 Desember 1984)


5) A Chrismast Carol (17 Desember 1984)

Film yang berdurasi 1 jam 40 menit ini diperankan oleh George C. Scott sebagai Ebenezer Scrooge bercerita tentang seorang pria tua (Ebenezer Scrooge) yang membenci Natal, namun dalam perjalanan hidupnya ia diajarkan makna serta semangat Natal yang sebenarnya oleh hantu yang ternyata rekan kerjanya (Jacob Marley) yang telah meninggal bernama  setelah menunjukan masa lalu dan sekarang. Hantu itu juga memberitahukan apa yang akan terjadi di masa depannya, bila tidak ingin merubah perilakunya. Banyak versi dari film ini namun produksi ini yang paling terkenal.


Remember The Night (19 Januari 1940)

6) Remember The Night (19 Januari 1940)

Film Natal komedi romantis ini diproduksi pada awal 1940 yang ditulis oleh Mitchell Leisen. Dan di bintangi oleh Barbara Stanwyck dan Fred MacMurray. Cerita ini sendiri sebenarnya lebih ke drama, namun sebenarnya ada unsur komedi. Lee Leander (Barbara Stanwyck) ditangkap karena mencoba mengutil gelang dari toko perhiasan di New York. Dan Namun asisten jaksa bernama John Sargeant (Fred MacMurray) merasa iba padanya, dan bersedia membayarnya untuk jaminan agar dia (Lee) dapat keluar dari penjara saat Natal. Selama diluar penjara John mengajak Lee liburan dan akhirnya jatuh cinta. Namun ada masalah dalam romantisa mereka. Apa itu? 


Little Women (1994)

7) Little Women (1994)

Natal bukan hanya sekedar berupa hadiah dan Pohon Natal, namun Natal lebih kepada menikmati dan berbagi dalam perayaan ini. Itulah yang produser Denise Di Novi ingin sajikan dalam film berjudul “Little Women”. Film ini bercerita tentang sekumpulan anak-anak yang tinggal di dalam sebuah asrama dimana mereka mencoba untuk bertahan dari dinginnya (kejamnya) suasana diluar sana. Versi di film sangat sukses dibanding sebelumnya, dimana dengan biaya produksi 18 juta dollar, mereka meraih sekitar 50 juta dollar dalam Box Office.


Desk Set (1 Mei 1957)


8) Desk Set (1 Mei 1957)

Film amerika bertema romatic komdei ini di tulis oleh Walter Lang dengan menampilkan Spencer Tracy sebagai Richard Sumner dan Katharine Hepburn sebagai Bunny Watson ini bercerita tentang seorang peneliti (Richard Sumner) di salah satu jaringan TV dan seorang wanita (Bunny Watson) yang jago dalam hal komputer. Pertikaian demi pertikaian dari setiap pertemuan mereka, dan berlanjut walaupun dalam mereka dalam liburan. Namun seperti orang dulu bilang, berantem terus lama-lama bisa saling suka. Bagaimana kelanjutannya?

All That Heaven Allows (25 Agustus 1995)

9) All That Heaven Allows (25 Agustus 1995)

Cary Scott yang diperankan oleh Jane Wyman adalah seorang janda yang beranak dua. Kehidupan yang membosankan melanda Cary, disaat anak-anaknya sudah dewasa dan jarang berada dirumah. Temannya Sara Warren yang diperankan Agnes moorehead menyarankan Cary Scott untuk membeli televisi untuk meneminya, namun ia tidak mau. Dan pada suatu saat ia bertemu Ron Kirby yang diperankan Rock Hudson. Umur yang terpaut jauh antara mereka berdua membuat anak tertua Cary tidak setuju. Si Ibu (Cory Scott) akhirnya memutuskan untuk mengorbankan perasaannya sendiri.


Fanny and Alexander (17 Desember 1982)

10) Fanny and Alexander (17 Desember 1982)

Saya yakin film ini belum pernah ditayangkan sama sekali di televisi lokal kita. Dan sayangnya film ini justru yang mempunyai tema “Natal” yang sebenarnya. Dalam film ini kita disajikan apa arti Natal yang sebenarnya, dimana terdapat sebuah keluar Swedia yang dalam perayaan Natal, mereka bersama-sama menyanyi, menari dan membaca Alkitab. Terlihat roman kebahagian terpancar dalam film ini (Rekomendasi untuk anda tonton).

“Apapun film yang anda tonton, ambilah hikmah dari setiap film yang anda tonton.” Kami dari top10terbaik.blogspot.com mengucapkan selamat Hari Natal dan Tahun Baru. Semoga semua mendapatkan yang terbaik.


0 comments:

Post a Comment

 

Followers